Ini adalah lanjutan dari tulisanku soal my best buddy. DAn, kayak judulnya, post kali ini berhubungan sama minuman.
Aku udah kelas dua. Masa dimana anak-anak SMA lagi suka bikin eksperimen tentang segala macam sesuatu tanpa berpikir lebih dulu. Kami masuk di kelas 2-7. Kelas dimana para risidivis, ,bandit, buronan, perusuh, dan pesuruh sekolah berkumpul, berkomplot, bersekongkol, dan berserikat demi kekacauan bersama.
Seperti layaknya sepasang sahabat yang saling menyayangi dalam suka dan dusta, kami duduk sebangku. Sebagai warga kelas yang baik dan benar, kami juga selalu mendukung usaha temen-temen yang hobi memporakporandakan dunia pendidikan. Seperti maen petasan waktu pelajaran, ngegodain guru kesenian, ngerokok di kelas waktu ada guru, dan bikin nangis para pahlawan tanpa tanda jasa. Aku sendiri sudah bikin nangis tiga guru, padahal, ibu ku sendiri guru lho (keren kan, siapa bisa kayak aku!). Memang, sungguh kejam dunia pendidikan di negara kita.
Ok kawan-kawan cyberku. kembali ke cerita awal. Suatu hari, aku gak inget kenapa, aku masuk sekolah pagi-pagi banget. Kemungkinan besar, waktu itu aku lagi mau nyontek peernya anak-anak cewek. Trus, aku langsung duduk di bangkuku nan indah berseri. Waktu itu, aku demen banget bawa minum ke skul. Menu hari itu adalah es Milo di masak dengan bumbu tauco (gak kok, cuman milo ma es batu ditambah air aja, gak pake pasir segala, apalagi minyak goreng). Begitu aku sampe kelas, aku langsung naruh tasku di kursi. Dasar gak mikir, Miloku tercinta yang aku taro dalem tupper, aku masukin ke kolong bangku. TErang aja langsung tumplek blek. Luberan aer Milo sampe menggenang di bawah kursi dan bangku. Karena kelasku deket mesjid, langung aja aku gerak cepat ke km mesjid buat ambil kain pel. Sejurus kemudian, dengan gerakan tanpa bayangan aku ngelap bersih tumpahan miloku yg malang itu. Ingin rasanya kutangisi Miloku yang tumpah, dan berteriak mengutuk ketidakadilan yg menimpaku. Tapi, kok rasanya itu berlebihan ya...Lalu, aku masukin tumpahan milo itu kembali ke dalam tupper, trus, aku kembali ke masjid buat ngembaliin kain pel. Lalu, terjadilah peristiwa yang menghenyakkan jiwa, dan menegakkan bulu kuduk. kawan baikku yg baru datang, ternyata njoy aja tanpa beban dan dengan brutalnya nyeruput Miloku yang udah rasa kain pel bgt. Aku yang menyaksikan kejadian itu hanya tertegun, dengan liur menetes, dan tubuh terguncang. Spontan aku teriak, ''Lho..., itu kan...,'' seruku sambil nunjuk temenku yang makin biadab aja meminum Milo yang udah terkontaminasi itu. ''Itu kan udah tumpah, terus aku pel, aku masukin ke tupper,'' teriakku ke dia sambil meloncat menerjang tubuhnya. Tapi, semua terlambat, sia-sia tak berarti. Nasi sudah menjadi bubur ayam. Dia malah bilang, ''Ah.., kamu bohong . Kamu pelit kan, gak mau kasih aku milo mu,'' dengan ekspresi santai tanpa beban dan perasaan. Waktu temen-teman cewek pada ketawa ngakak, baru, dia sadar, something's wrong. Dia baru yakin kalau yang diminumnya adalah barang yang sudah terkena radiasi kainus pelus jijayus. Lalu, secepat buron BLBI, dia ngibrit ke kantin diiringi tawa meledak anak-anak yg tau kejadian membanggakan itu. Meski melakukan perbuatan yang cukup nista. tapi, setidaknya dia udah buktiin, dia adalah orang yang sangat sehat, dengan sistem imun tubuh dan imun rasa malu yang bekerja dengan sempurna.
Minggu, 02 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
weleh2....weleh...
Ngiloke "adikku" kuwi...
Meskipun peminum Milo rasa Pel, namun sistem pencernaannya melebihi seekor buaya laut....(bingung kan??)
pernah, pas mau berngkt skolah, dirinya masih makan kesukaannya, makan tempe+nasi+kecap, lsg aku bel kuenceng2, smpe, makan nya masih nempel di mulut si TLaCE..
Reza=TLace, dikarenakan bentuk rambutnya saat kelas 2 SMA spt belahan "S...t", itulah julukannya yang membuat kita semua kangen untuk memanggil dirinya TLACE. Klo di USA ada group musik TLC, di SBY ada seorang anak manusia yang mempunyai nama panggilan TLACE.
TErnyata di balik namanya, anak ini tmsk anak yang saleh..
terbukti suka ikut sholat berjamaan di kampung.... satu hal yang aku inget pas lagi iseng2 maenan korek api gas, aku mencoba kekuatan kain dari celana sekolah. Tester pertama adalah TLACE. ternyata meskipun celana udah bolong kena api dari korek gas, dirinya masih kuat bertahan berdiri bagaikan tower seluler.
TLACE, tmn yang pas buat sharing semua problem hidup apalagi ditmbahi dengan selingan STMJ pake telor ayam kampung 2 butir.
Saiku arek e wis nang Jepun, emben2 nek ana rejeki pengin dolan mrana sekaligus ngombe STMJ al a JEpang...
well mungkin itu tambahan aja seputr temen yang unik dan langka.
Posting Komentar